SATUAN
ACARA PENYULUHAN
LINGKUNGAN SEHAT

DOSEN:
NS Sry hayulita S.kep
NS.
Liza meriyanti S.kep
OLEH :
RT
03 DAN RT 04
PROGRAM STUDY ILMU KEPERAWATAN (PSIK)
STIKES
YARSI SUMBAR
BUKITTINGGI
TP. 2013 / 2014
PENDAHULUAN
1.1
LATAR BELAKANG
Lingkungan
permukiman dan perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia dan juga merupakan
determinan kesehatan masyarakat. Hal ini disebabkan hampir separuh hidup
manusia akan berada di rumah, sehingga kualitas rumah akan sangat berdampak
terhadap kondisi kesehatannya (Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1999).
Lingkungan
yang sehat dan sejahtera hanya dapat dicapai dengan lingkungan pemukiman yang sehat. Terwujudnya
suatu kondisi lingkungan yang baik dan
sehat salah satunya dapat dilihat dari pengelolaan sampah yang baik.
1.2
TUJUAN
1.2.1
Tujuan umum
Setelah melakukan penyuluhan
peserta mampu memahami tentang lingkungan yang sehat
1.2.1
Tujuan khusus
Setelah dilakukan
penyuluhan selama 30 menit diharapkan peserta mampu :
a. Mengetahui
/ menjelaskan pengertian tentang lingkungan sehat.
b. Mengetahui
/ menjelaskan ruang lingkup lingkungan sehat
c. Mengetahui
/ menjelaskan pengertian rumah sehat
d. Mengetahui
/ menjelaskan manfaat rumah sehat
e. Mengetahui
/ menjelaskakan syarat-syarat air bersih
f. Mengetahui
/ menjelaskan syarat pembuangan kotoran yang
memenuhi aturan kesehatan
g. Mengetahui
/ menjelaskan syarat pembuangan air limbah
yang sehat
h. Mengetahui
/ menjelaskan keuntungan membuang sampah
dengan benar
1.3
PELAKSANAAN KEGIATAN
a. Topik :
kegiatan penyuluhan kesehatan tentang lingkungan sehat
b. Sasaran :
masyarakat RT 03 dan RT 04
c.
Metode : - ceramah
- diskusi
- tanya jawab
d.
Media : - Laptop
- LCD
- Leaflet
e.
Waktu & tempat : 14.00 WIB , di mesjid baburrohmah
f.
Hari / tggl : jum’at, 5 juli 2013
g.
Pengorganisasian
Keterangan
:
: Media :
Peserta
: Moderator :
Fasilitator
: Notulen
:
Penyaji
Tugas
anggota :
1.
Moderator : Givi madora
·
membuka penyuluhan
·
melakukan kontrak waktu
·
mengontrol kegiatan penyuluhan
·
membantu dalam proses evaluasi
2.
Observer : ami rahayu dan riri novia
erita
·
Mengamati jalannya penyuluhan
3.
Penyaji :
mailul husni
·
menerangkan materi
·
menjawab pertanyaan peserta
·
melakukan evaluasi bagi peserta
4.
Fasilitator: khoirotunnisa dan lisa pastila rase
·
memfasilitasi peserta untuk bertanya
·
mensuport peserta untuk bertanya
1.4
STRATEGI PENYULUHAN
|
Tahap
|
Kegiatan
penyaji
|
Kegiatan
peserta
|
Waktu
|
|
Pembukaan
|
-Memberikan salam
-Perkenalan
-Kontak waktu dengan audience
-Menjelaskan tujuan penyuluhan
|
-Menjawab
salam
-Mendengarkan
-Merespon
/ menjawab penyaji
-Mendengarkan,
Memperhatikan
|
5
menit
|
|
Penyajian
|
-Menggali pengetahuan peserta tentang
pengertian lingkungan sehat
-Menjelaskan
pengertian penyakit pengertian
tentang lingkungan sehat
-Menggali
pengetahuan peserta tentang ruang lingkup lingkungan sehat
-Menjelaskan
tentang ruang lingkup lingkungan sehat
-Menggali
pengetahuan tentang pengertian rumah sehat
-Menjelaskan tentang pengertian rumah sehat
-Menggali pengetahuan tentang
manfaat
rumah sehat
-Menjelaskan tentang manfaat rumah
sehat
-Menggali pengetahuan tentang syarat-syarat
air bersih
-Menjelaskan tentang syarat-syarat
air bersih
-Menggali pengetahuan tentang syarat pembuangan kotoran yang memenuhi
aturan kesehatan
-Menjelaskan tentang syarat
pembuangan kotoran yang memenuhi aturan kesehatan
-Menggali tentang syarat pembuangan air limbah yang sehat
-Menjelaskan tentang syarat pembuangan air limbah yang sehat
-Menggali tentang keuntungan membuang sampah dengan
benar
-Menjelaskan tentang keuntungan membuang sampah
dengan benar
|
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya
Mendengarkan,
Memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya,
Mendengarkan,
Memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya
|
15
menit
|
|
Mendengarkan,
Memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya
Mendengarkan,
memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya,
Mendengarkan,
Memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya,
Mendengarkan,
Memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya,
Mendengarkan,
Memperhatikan
Menjawab
pertanyaan penyaji semampunya,
Mendengarkan,
Memperhatikan
|
|||
|
Penutup
|
Melakukan
evaluasi
Tanya
jawab
Menyimpulkan
Mengucapkan
salam
|
Menjawab
pertanyaan
Merespon
penyaji semampunya
Ikut
menyimpulkan
Menjawab
salam
|
10
menit
|
1.5
EVALUASI
1.5.1
Evaluasi struktur
Apakah setting tempat
sesuai dengan yang direncanakan.
·
Tempat
·
pengorganisasian
1.5.2
Evaluasi proses
Apakah proses kegiatan
berjalan sesuai rencana dari awal sampai akhir acara penyuluhan.
·
Strategi penyuluhan
·
Kontrak waktu yg dberikan
1.5.3
Evaluasi hasil
Pasien mampu untuk :
a. Menyebutkan
80% tentang lingkungan sehat.
b. Menyebutkan
75% ruang lingkup lingkungan sehat
c. Menyebutkan
60%
pengertian rumah sehat
d. Menyebutkan 80 % manfaat rumah sehat
e. Menyebutkan 75 % syarat air besih
i.
Menyebutkan 75% syarat pembuangan kotoran yang memenuhi aturan kesehatan
j.
Menyebutkan 70% syarat pembuangan air limbah yang sehat
f. Menyebutkan
75% keuntungan membuang sampah dengan
benar
LAMPIRAN
MATERI
A.
PEGERTIAN LINGKUNGAN SEHAT
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik berupa benda hidup,
benda mati, benda nyata ataupun abstrak termasuk manusia lainnya. Serta suasana
yang terbentuk karena terjadinya interaksi diantara elemen-elemen di alam
tersebut. Lingkungan sehat adalah jika
sampah, air limbah dan tinja dibuang secara benar.
B. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup lingkungan sehat
antara lain :
1. Perumahan
2. Air
bersih dan sehat
3.
Pembuangan kotoran manusia
4.
Pembuangan air limbah
5.
Pembuangan sampah
C. PERUMAHAN
1. Pengertian rumah sehat
Keadaan perumahan adalah salah
satu faktor yang menentukan keadaan hygiene dan sanitasi lingkungan. Rumah sehat
adalah suatu tempat untuk berlindung
terhadap gangguan dari luar antara lain untuk melindungi dari panas, hujan,
angin dan gangguan lainnya sehingga dapat tinggal dari rasa aman dan tentram
serta rumah tersebut memenuhi syarat-syarat kesehatan.
2. Kriteria rumah sehat
1) Memenuhi kebutuhan fisiologis, suhu ruangan tidak banyak berubah
antara18-200 C.
2) Menghindari terjadinya kecelakaan
a.
Kontruksi
bangunan harus kuat dan benar.
b.
Ada sarana
pencegahan terjadinya kecelakaan di sumur, kolam dan lain-lain terutama untuk
anak-anak.
c.
Tidak mudah
terbakar.
d.
Ada alat
pemadam kebakaran
3) Menghindari terjadinya penyakit
a.
Ada sumber air
yang sehat, cukup kualitas dan kuantitas.
b.
Ada tempat
pembuangan sampah, kotoran dan air limbah yang baik.
c.
Dapat mencegah
perkembangbiakan vektor penyakit. (Lantai dan dinding rumah tidak lembab,
Tinggi lantai rumah minimal 10 cm dari permukaan halaman dan 25 cm dari
permukaan jalan).
4) Bagian dalam rumah harus cukup tersedia kamar untuk orang tua, anak dan
tamu. Dimana luas kamar 8m perkapita per luas tanah. Untuk daerah tropis, sebaiknya loteng agak tinggi, sehingga volume udara
dalam ruangan cukup. Ventilasi udara harus baik, demikian juga penerangan
ruangan harus cukup.
5) Bagian luar rumah agar memiliki luas pekarangan yang cukup sehingga dapat
ditanami tanaman penghijauan, buah-buahan, sayur-mayur dan bunga. Lingkungan
sekitar rumah tidak boleh tercemar polusi. Tersedia fasilitas air, listrik dan
sambungan telepon. Memiliki jalan yang dapat dilalui kenderaan untuk menuju
sarana-sarana pelayanan umum seperti pasar, rumah sakit, sekolah dan tempat
ibadah.
6) Bagian pengolah makanan rumah tangga atau dapur harus memenuhi persyaratan
kebersihan. Di tempat inilah makanan diolah. Bila dapur kotor, maka makanan
yang dimasak kotor pula dan hal ini berbahaya untuk kesehatan anggota keluarga
penghuni rumah tersebut.
7) Tersedia jamban sehat, WC bersih, kakus dibuat, direncanakan cermat. Gunakan material, bahan terpilih. Buatlah
WC duduk berjongkok.
8) Memenuhi
kebutuhan psikologis . Rumah bukan
hanya sekedar tempat istirahat, melainkan juga untuk tempat mendapatkan
kesenangan, kebahagiaan dan kedamaian.
3. Manfaat rumah sehat
1) Rumah adalah tempat berlindung terhadap gangguan luar.
2) Rumah merupakan tempat pembinaan keluarga. Rumah sebagai tempat tinggal dan
pertumbuhan keluarga mempunyai peranan yang besar dalam pembinaan watak
penghuninya.
3) Tempat kegiatan keluarga, rumah sebagai tempat pemenuhan penghuninya dalam
melakukan kegiattan atau pekerjaan rumah tangga sehari-hari.
4. Pemeliharaan rumah sehat
Pemeliharaan
rumah sehat yang meliputi pembersihan dan perbaikan rumah dilaksanakan secara
teratur :
a. Atap yang bocor harus segera diperbaiki, jangan sampai kerangka rumah
menjadi lapuk.
b. Langit-langit, dinding rumah harus dibersihkan apabila perlu dicat juga
bagian-bagian rumah yang lainnya serta halaman harus selalu dibersihkan.
c. Lingkungan di sekitar rumah harus dibersihkan secara teratur seperti
kandang, halaman, saluran limbah dan lain-lain.
d. Pergeseran udara (ventilasi) didalam rumah harus lancar, sehingga udara
kotor dalam ruangan dapat berganti dengan udara yang bersih dari luar.
e. Apabila udara dalam rumah tidak beredar, rumah menjadi pengap, lembab dan
tidak sehat sehingga penyakit lebih mudah menyerang. Baiknya luas ventilasi
rumah sekitar 1/5 luas jendela.
f. Cukup mendapat penerangan (sinar), di dalam rumah harus cukup terang.
Dengan adanya sinar matahari yang masuk kedalam rumah dapat mengurangi dan
mencegah terjadinya perkembangbiakan penyakit. Sehingga rumah harus ada jendela.
Sinar matahari pagi sangat baik untuk kesehatan dan dapat membunuh kuman
penyakit.
g. Cukup mempunyai isolasi udara (dinding kedap suara).
D. AIR BERSIH DAN SEHAT
Hidup kita
tidak dapat lepas dari air. Air ini diperlukan untuk minum, memasak, mandi, mencuci,
membersihkan dan keperluan lainnya. Untuk itu diperlukan air yang memenuhi
syarat kesehatan baik kualitas maupun kuantitasnya.
1. Syarat
air bersih
a.
Tidak
berwarna
b.
Tidak berbau
c.
Tidak berasa
d.
Jernih
e.
Segar
f.
Tidak
mengandung bakteri penyebab penyakit
2. Sumber
air bersih
Sumber air bersih diperoleh
dari :
a. Sumur pompa tangan
b. Sumur gali tertutup
c. Mata air yang dirawat/air pipa
d. Penampungan air hujan
Air sehat adalah air bersih yang sudah dimasak dan tidak mengandung bibit
penyakit.
E. PEMBUANGAN KOTORAN MANUSIA
Syarat pembuangan kotoran yang
memenuhi aturan kesehatan :
1) Tidak mengotori tanah permukaan
2) Tidak mengotori air permukaan
3) Tidak mengotori air dalam tanah
4) Kotoran tidak boleh terbuka sehingga dapat dipakai tempat lalat bertelur
atau perkembangbiakan vektor penyakit lainnya.
5) Kakus harus terlindung dari penglihatan orang lain .
6) Pembuatannya mudah dan murah
Jenis jamban keluarga :
1) Jamban leher angsa
2) Jamban cemplung
3) Jamban duduk
Syarat pembuatan kakus/jamban
yg baik :
1)
Tertutup
2)
Lokasi tidak
mengganggu pemandangan dan tidak menimbulkan bau
3)
Lantainya
disapu & disikat bersih
4)
Dindingnya
sering dibersihkan
Air dalam bak sering diganti
dg yg baru
F. PEMBUANGAN AIR LIMBAH
Air limbah disalurkan melalui
:
1)
Pipa atau
got ke tempat penampungan air limbah
2)
Sungai yg
letaknya lebih rendah dr dapur, tempat mandi, dan tempat cucian
Syarat pembuangan air limbah
yang sehat :
1) Tidak mengotori sumur dan sungai
2) Tidak menjadi tempat berkembengbiaknya nyamuk, lalat, kecoa.
3) Tidak menyebabkan kecelakaan
4) Tidak mengganggu pemandangan
G. PEMBUANGAN SAMPAH
1. Cara
pembuangan sampah:
a. Sampah dibuang ke tanah
b. Dibakar
c. Dibuat kompos
d. Makanan ternak
2.
Keuntungan membuang sampah dengan benar
a. Terhindar dari timbulnya penyakit
b. Dapat menghasilkan pupuk
c. Keadaan bersih dapat menimbulkan
d. Kepuasan tersendiri
e. Menciptakan keindahan
f. Menimbulkan suasana nyaman