Persahabatan
Sahabat
adalah harta terindah kedua setelah keluarga. Sebagai makhluk sosial
kita selalu membutuhkan orang lain dalam kehidupan, mustahil jika ada
diantara mereka yang mengatakan tidak membutuhkan orang lain. Walaupun
kita dituntut untuk mandiri dan tidak selalu bergantung pada orang lain,
bukan berarti kita tidak boleh berinteraksi dengan orang lain. Setiap
hari selalu ada yang menyapa, mengajak ngobrol, membantu kita, tidak
lain adalah sahabat kita. Setiap orang pasti memiliki sahabat, walaupun
ada diantara mereka teman sepergaulannya tetap. Itu tidak masalah, asal
tidak berpengaruh negatif pada kita, misalnya saja temannya itu memiliki
kebiasaan buruk, karena kita sudah terlalu dekat, maka kita akan ikut
terjerumus.
Pribadi seseorang selalu berbeda-beda bukan? Ada yang pendiam dan ada yang supel. Bagi mereka yang pendiam, memungkinkan pula mempunyai banyak teman, tetapi yang lebih Ia respon, mungkin hanya beberapa teman saja. Lain halnya dengan anak supel, dia memiliki banyak teman dan memperlakukan semua temannya dengan lebih adil, walaupun dia juga memiliki teman dekat.
Terkadang diantara kita ada kesalah pahaman yang membuat kita renggang. Itu tak masalah, semakin banyak masalah diantara kita, maka semakin kuat pula tali persahabatan kita. Pokoknya, pada akhirnya harus saling menyadari kesalahan masing-masing dan jika ada yang salah, harus minta maaf dan mengalah. Intinya harus saling mengerti. Saat kita bertengkar dengannya, kita akan merasa kesepian dan ingin bersama-samalagi. Benar-benar dahsyat peranan seorang sahabat bagi kita.
Sahabat adalah tempat curahan hati kita. Tanpanya, saat kita sedih maka kita akan semakin bersedih. Saat kita memiliki masalah dengan keluarga, pacar, lingkungan, teman, dan yang lainnya. Ujung-ujungnya, teman kitalah yang mendengarkan isi hati kita dan mencoba memberi solusi. Terkadang saking nyamannya membicarakan suatu hal kita bisa tersenyum, tertawa, dan terhibur. Dan jika kita dalam kesedihan kita selalu mengeluh padanya sampai meneteskan air mata. Saat kita terkena masalah yang dahsyat, teman kita selalu berusaha keras untuk menghibur kita, hanya untuk mendapatkan senyuman dari sahabatnya yang bersedih.
Di waktu luang , kebanyakan kita habiskan berkumpul bersama teman kita. Ada juga yang memilih menghabiskan waktu dengan keluar sih... tapi kesannya menjadi bosan karena hanya berdiam diri di rumah dan obrolannya seputar keluarga dan lingkungan tempat keluarga kita tinggal. Sedangkan jika bersama sahabat, obrolan kita bisa meluas baik obrolan yang penting maupun tidak penting sekaligus. Apalagi teman yang kita ajak bicara nyambung dengan apa yang ingin kita bicarakan. Pasti kita akan bertahan lama ngobrol dengan mereka.
Terdapat pula genk dalam kehidupan ini. Mereka yang membuat genk merasa teman sepermainannya itu sangat cocok dengan mereka. Banyak orang berpendapat bahwa anak-anak genk itu individual dan terkenal sombong. Padahal itu sebetulnya tidak benar. Mungkin ada suatu genk yang merasa berkuasa diantara yang lain dan bertindak seenaknya. Itu adalah salah satu contoh saja. Setiap orang pasti memiliki teman dekat ataupun dijadikannya suatu genk. Kita bersyukur saja memiliki teman dekat atau genk, karena sahabat-sahabat kita itulah yang menurut kita paling memahami dan mengerti kita.
Persahabatan itu kekal nan abadi, tak akan pernah putus sampai kapanpun. Sahabat sangat berarti untuk kita. Sahabat memberikan warna pada kehidupan kita. Sahabat juga selalu menemani kita setiap hari. Tidak ada kata "Sahabat Lama". Persahabatan itu tidak berujung, walaupun tidak pernah bertemu lagi, mereka tetap sahabat kita.....
Pribadi seseorang selalu berbeda-beda bukan? Ada yang pendiam dan ada yang supel. Bagi mereka yang pendiam, memungkinkan pula mempunyai banyak teman, tetapi yang lebih Ia respon, mungkin hanya beberapa teman saja. Lain halnya dengan anak supel, dia memiliki banyak teman dan memperlakukan semua temannya dengan lebih adil, walaupun dia juga memiliki teman dekat.
Terkadang diantara kita ada kesalah pahaman yang membuat kita renggang. Itu tak masalah, semakin banyak masalah diantara kita, maka semakin kuat pula tali persahabatan kita. Pokoknya, pada akhirnya harus saling menyadari kesalahan masing-masing dan jika ada yang salah, harus minta maaf dan mengalah. Intinya harus saling mengerti. Saat kita bertengkar dengannya, kita akan merasa kesepian dan ingin bersama-samalagi. Benar-benar dahsyat peranan seorang sahabat bagi kita.
Sahabat adalah tempat curahan hati kita. Tanpanya, saat kita sedih maka kita akan semakin bersedih. Saat kita memiliki masalah dengan keluarga, pacar, lingkungan, teman, dan yang lainnya. Ujung-ujungnya, teman kitalah yang mendengarkan isi hati kita dan mencoba memberi solusi. Terkadang saking nyamannya membicarakan suatu hal kita bisa tersenyum, tertawa, dan terhibur. Dan jika kita dalam kesedihan kita selalu mengeluh padanya sampai meneteskan air mata. Saat kita terkena masalah yang dahsyat, teman kita selalu berusaha keras untuk menghibur kita, hanya untuk mendapatkan senyuman dari sahabatnya yang bersedih.
Di waktu luang , kebanyakan kita habiskan berkumpul bersama teman kita. Ada juga yang memilih menghabiskan waktu dengan keluar sih... tapi kesannya menjadi bosan karena hanya berdiam diri di rumah dan obrolannya seputar keluarga dan lingkungan tempat keluarga kita tinggal. Sedangkan jika bersama sahabat, obrolan kita bisa meluas baik obrolan yang penting maupun tidak penting sekaligus. Apalagi teman yang kita ajak bicara nyambung dengan apa yang ingin kita bicarakan. Pasti kita akan bertahan lama ngobrol dengan mereka.
Terdapat pula genk dalam kehidupan ini. Mereka yang membuat genk merasa teman sepermainannya itu sangat cocok dengan mereka. Banyak orang berpendapat bahwa anak-anak genk itu individual dan terkenal sombong. Padahal itu sebetulnya tidak benar. Mungkin ada suatu genk yang merasa berkuasa diantara yang lain dan bertindak seenaknya. Itu adalah salah satu contoh saja. Setiap orang pasti memiliki teman dekat ataupun dijadikannya suatu genk. Kita bersyukur saja memiliki teman dekat atau genk, karena sahabat-sahabat kita itulah yang menurut kita paling memahami dan mengerti kita.
Persahabatan itu kekal nan abadi, tak akan pernah putus sampai kapanpun. Sahabat sangat berarti untuk kita. Sahabat memberikan warna pada kehidupan kita. Sahabat juga selalu menemani kita setiap hari. Tidak ada kata "Sahabat Lama". Persahabatan itu tidak berujung, walaupun tidak pernah bertemu lagi, mereka tetap sahabat kita.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar